Senin, 19 November 2012

laporan analisi gerak tenis meja



LAPORAN HASIL ANALISIS GERAK
TENIS MEJA FOREHAND PUSH DAN BACKHAND PUSH





Oleh :
Lalu moh yudha isnaini ( 127805051)









UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN OLAHRAGA
2012



LAPORAN HASIL ANALISIS GERAK
     TENIS MEJA FOREHAND PUSH DAN BACKHAND


                                                                             BAB I
                                                                    Latar Belakang
              Permainan tenis meja adalah suatu jenis permainan yang menggunakan meja sebagai tempat untuk memantulkan bola yang dipukul oleh seorang pemain dan bola yang dipukul tersebut harus melewati atas net atau jaring yang dipasang di tengah-tengah meja. Bola yang dipukul dan melewati net ini harus memantul pada meja pihak lawan, baru bola tersebut dapat dikembalikan. oleh pihak lawan ke tempat semula dan juga harus melewati atas net. Dengan demikian bola berjalan bolak-balik melewati atas net atau jaring yang dipukul seorang bergantian dan memukulnya harus memantul pada permukaan meja, (Arm Abdoellah, 1981:541).
              Permainan tenis meja adalah permainan yang menggunakan bet atau alat pemukul, meja, bola, dan net. Dengan demikian agar seorang pemain menggunakan alat tersebut untuk berlatih setiap saat. Namun bukan berarti unsur lain atau kemampuan lain tidak perlu atau tidak penting yang dapat diabaikan, karena faktor lainpun banyak yang menunjang prestasi tenis meja. Permainan tenis meja merupakan daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan olahraga lainnya. Salah satu daya tarik yang dapat ditemui dalam permainan tenis meja adalah terletak pada pukulan. Dilihat dari manfaat atau fungsi pukulan yang begitu besar dalam permainan tenis meja, maka perlu dipelajari dan dilatih secara teratur. Latihan merupakan suatu usaha berlatih untukmencapai kemahiran, kecakapan untuk mencapai prestasi yang baik dengan tujuan latihan adalah untuk membantu atlit meningkatkan keterampilan dan prestasi semaksimal mungkin. Prestasi maksimal tidak mungkin dicapai dalam kurun waktu yang singkat. Pembinaan fisik, keterampilan, dan mental hanya dapat dicapai melalui program latihan yang cukup waktunya. Program latihan adalah suatu petunjuk atau pedoman yang mengikat secara tertulis berisi cara-cara yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan masa mendatang yang telah diterapkan (Depdikbud, 1997:1).
1.      Teknik Dasar BermainTenis Meja
              Upaya untuk mempertahankan bermain tenis meja yang baik, haruslah dapat menguasai dasar-dasar bermain tenis meja. Dengan pengawasan oleh seorang pelatih yang profesional serta didukung dengan latihan teratur, kemampuan teknik dasar dan akan lebih dikuasai dan dimiliki bagi setiap pemain tenis meja.
Dibawah ini akan dijelaskan mengenai teknik-teknik dasar tenis meja menurut Achmad Damiri dan Nurlan Kusmeidi (1992:56) adalah sebagai berikut:
a. Pukulan dorong cepat, pukulan block dan pukulan dorong backspin
b. Pukulan serang dari posisi dekat meja, dari posisi jarak menengah dan dari
atas meja.
c. Drive, yaitu jenis stroke yang keras disertai gerakan tangan yang bebas
sehingga bola akan melaju dengan kecepatan tinggi.
d. Loop stroke, merupakan drive stroke yang dikembangkan lebih lanjut. Pada
waktu kita memainkan loop stroke maka bola itu akan melaju dengan spin
yang minim sekali.
e. Chop, diselingi smash pendek panjang, terutama yang digunakan melawan
tembakan yang menuju badan.
f. Chop di atas meja, termasuk tembakan cepat dan lambat.
g. Pukulan lob, pengembalian bola smash yang bersifat bertahan biasanya
dilakukan dengan topspin atau sidesspin.
h. Mematikan pukulan lob.
i. Mengembalikan bola pendek.
             Teknik Pukulan dalam Permainan Tenis Meja Teknik pukulan adalah cara yang dipakai untuk memukul dalam permainan tenis meja. Pukulan dalam permainan ini banyak ragamnya, tetapi semuanya dapat dipergunakan sesuai dengan situasi dan kondisinya. Tiap-tiap  pukulan hanya dapat digunakan pada situasi tertentu saja.

2.      Peralatan mermainan.
Bat
               Raket terbuat dari lapisan kayu tipis yang pada permukaannya dilapisi karet khusus. Ukuran panjangnya adalah 6.5 inchi (16.5 cm) dan lebar 6 inchi (15 cm). Lapisan tipis ini bisa di tambahkan lapisan fiber glas, karbon atau bahan lain sehingga bat menjadi ringan dan tahan getar.
Bola
Bola tenis meja berdiameter 40 mm berat 2,7 gram. Biasanya berwarana putih atau orange dan terbuat dari bahan selluloid yang ringan. Pantulan bola yang baik apabila djatuhkan dari ketinggian 30,5 cm akan menghasilkan ketinggian pantulan pertama antara 24-26 cm. Pada bola pingpong biasanaya ada tanda bintang dari bintang 1 hingga bintang 3, dan tanda bintang 3 inilah yang menunjukan kualitas tertinggi dari bola tersebut yang biasanya digunakan dalam turnamen-turnamen resmi.

A.Rumusan Masalah
o Pertimbangan-pertimbangan teknis
o gerakan persendian
o Hal-hal yang mempengaruhi gerakan push
o Faktor-faktor yang mempengaruhi penguasaan teknik dalam tenis meja.
B.Tujuan
Kita bisa mengetahui tentang teknik tenis meja yang benar serta untuk mengetahui upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menigkatkan prestasi tenis meja. Berikut beberapa pertimbangan yang perlu diketahui ialah :
o Teknik push yang benar
o Pertimbangan-pertimbangan teknis dalam tenis meja.
o Kekuatan otot lengan.
o Faktor-faktor yang berpengaruh dalam push.
       o Hal yang perlu dihindari dan yang diutamakan


                                                         BAB II
                                                     Pembahasan
Kita bisa mengetahui dan mengerti tentang apa-apa yang ada dalam pelaksanaan tolak peluru.
A. Pertimbangan-pertimbangan Teknis
1. Push
              Push adalah teknik memukul bola dengan gerakan mendorong, dengan sikap bet terbuka. Push biasanya digunakan untuk mengembalikan pukulan-pukulan push itu sendiri dan pukulan chop. Putaran bola pada pukulan push sangat sedikit (little spin) atau bahkan tidak ada dengan arah putaran backspin. Bagaimanapun gaya permainan anda nantinya dan ,smash anda kembangkan anda harus menjinakkan semua bola lawan dengan teknik push ataupun block. Teknik pengembalian bola tergantung pada jenis spin dan pukulan lawan.Push terutama digunakan untuk menahan bola tanpa spin (mengapung),atau bola lambat, ataupun bola-bola yang mengandung backspin. Ia tidak sesuai untuk menahan bola-bola cepat maupun yang mengandung topspin karena akan membuat bola melambung (Peter Simpson, 1981:19).
Tahap-tahap atau rangkaian gerakan forehand push dan backhand push seperti di bawah ini:
a. Forehand Push
- Sikap Permulaan
Bahu kiri diputar dekat dengan net, sudut terbuka, tinggi bet hampir sejajar dengan bahu, kaki kiri di depan dan berat badan diletakkan pada kaki kanan
(lihat gambar 1a).
- Sikap Perkenaan
Perkenaan terjadi pada saat pantulan bila tertinggi (peak) dengan sudut bet tetap terbuka. Pada saat perkenaan terjadi bahu kanan diturunkan bersamaan dengan pindahnya berat badan ke kaki depan (lihat gambar 1b)
- Sikap Akhir
Sikap akhir atau gerak lanjutan dari forehand push adalah dari lengan sampai lurus dan bahu pada posisi rendah dan pada saat ini berat badan telah benarbenar
dipindahkan ke kaki depan (lihat gambar 1c).



Backhand Push
- Sikap permulaan
Teknik pukulan backhand push adalah lengan yang memegang bet ditarik mendekati tubuh, sedikit dibawah bahu kiri, sudut bet terbuka, kaki kanan berada di depan dengan berat badan pada kiri (lihat gambar 2a).
- Sikap saat perkenaan
Perkenaan dilakukan pada saat bola mencapai pantulan tertinggi. Pada saat ini berat badan dipindahkan dari kaki belakang ke kaki depan (lihat gambar 2b).
- Sikap akhir atau lanjutan
Setelah perkenaan bola dengan bet, gerakan dilanjutkan sampai lengan lurus. Pada tahap ini sikap bet terbuka makin nampak. Berat badan sepenuhnya


B. Gerakan pensendian
               Dalam permainan tenis meja, persendian yang paling penting adalah kaki, pinggang, bahu, siku dan pergelangan tangan. Bila beberapa persendian dilakkan dalam melakukan gerak maka urutan penggunaan dan ketepatan waktunya sangat penting. Azas ini menunjukan kepada kita kapan sendi itu digunakan. Gerakan itu dimulai dengan bekerjanya grup-grup otot besar dan terus bergerak secara progresif melalui otot-otot kecil. Gerakan mengalir terus menerus ini menghasilkan suatu pengumpulan kekuatan yang disatukan. Kekuatan ini digerakkan oleh satu bagian tubuh yang terbentuk dari kekuatan sendi-sendi berikutnya.
               Muscle Fiber/serabut otot, terjadi pada saat gerakan menekuk  adalah otot quadricep,mengayun bet adalah, biseps, triseps, insersi triseps dan insersi biseps. saat melakukan pukulan, Tendon biseps dan tendon triseps berperan, tendon berfungsi untuk mengunci gerakan pada saat lengan melakukan pukulan, concentric contraction/memendek, saat menekuk pergelangan tangan, memukul bola setelah bola di pukul dan bergerak kearah depan.
C.  Hal-hal yang mempengaruhi gerakan push
1.) Vector/arah gaya terjadi pada saat gerakan tangan yang memegang bat memukul bola hinga posisi kembali seperti semula.                                                        2.) Position/posisi, sikap memegang bat, tubuh dan kaki, pinggang, bahu, lengan dan tangan, posisi awal tubuh/sikap awalan dan posisi saat memukul.
3.) kecepatan, dari memukul bola.tidak ada Perubahan kecepatan gerakan anggota tubuh terutama kedua kaki tumpu  dan pada saat memukul bola.
D. Pegaruh pukulan
1.) Hukum Newton satu yang berbunyi bahwa benda akan tetap dalam keadaan diam sampai ada gaya yang bekerja terhadap benda tersebut, hal terjadi manakala posisi siap diam yang dipegang sampai dengan terjadi pukulan bola;
2.) Newton's Law II/hukum Newton 2, yang berbunyi “Benda akan mengalami percepatan jika ada gaya yang bekerja pada benda tersebut dimana gaya ini sebanding dengan suatu konstanta (massa) dan percepatan benda”..hal ini dapat dilihat pada saat ayunan lengan memukul bola.
D. faktor-faktor yang mempengaruhi penguasaan teknik dalam tenis meja

            Kesalahan dan cara mengatasi dalam melakukan pukulan forehand push adalah terjadi perubahan pada posisi bet akibat bergeraknya pergelangan tangan hal ini menyulitkan saat kontak dengan bola. Kuatkan pergelangan tangan saat sikap permulaan, sehingga bet tidak akan mudah berubah posisi. Yang kedua adalah pukulan backhand drive Cara melakukannya pertama siku membentuk sudut sembilan puluh derajat.Pergerakan bet diikuti oleh gerak memutar badan.Usahakan kontak dengan bola saat bet berada didepan badan agak kiri. Kesalahan yang sering terjadi dalam pukulan drive dan cara mengatasinya adalah gerakan kaki.
C. PENUTUP
              Demikanlah analisis biomekanika cabang olahraga permainan tenis meja yaitu pukulan push (dorongan ) yang dilakukan, dengan memperhatikan aspek-aspek biomekanika yang menekankan pada analisis gerak.Namun di dalam analisis ini kami merasa perlu memberikan beberapa kesimpulan, untuk mendapatkan kekuatan dan kecepatan memukul bola saat melakukan pukulan perlu dilatih kekuatan dan kecepatan otot biseps, triseps bahu,pinggang dan otot tangan
  Untuk dapat melakukan suatu pukulan yang baik dan benar selain pukulan  yang tepat, ia juga harus memiliki kekuatan, kecepatan, kelentukan dan daya tahan yang baik. Ia juga harus memiliki pemahaman dan penguasaan terhadap prosedur gerakan memukul serta konsep tentang tata cara melakukanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar